Pola Penurunan Struktur Pelat Lantai Gudang Retail pada Tanah Lunak di Kawasan Industri Wijayakusuma Semarang

Himawan Indarto Jurusan Teknik Sipil, Universitas Diponegoro (UNDIP)

Hanggoro Tri Cahyo A. Jurusan Teknik Sipil, Universitas Negeri Semarang (UNNES)

ABSTRAK : Bangunan gudang retail di kawasan industri Wijayakusuma Semarang yang dibangun pada tahun 2006 merupakan bangunan satu lantai dengan bentang antar kolom dalam satu portal adalah 18 meter, sedangkan jarak antar portal adalah 10,8 meter. Sistem pondasi hanya terdiri dari pondasi minipiles penampang segitiga 32x32x32 cm dengan titik kolom tidak diikat sloof maupun tie beam. Kedalaman minipiles bervariasi dari 11 hingga 18 meter. Berdasarkan hasil survei pendahuluan, secara visual nampak proses penurunan tanah sedang berlangsung. Indikasi dari proses penurunan sedang berlangsung antara lain adalah tanah disekitar titik pilecap mengalami penurunan relatif jika dibandingkan dengan pilecap. Untuk melihat sejauh mana efek dari proses penurunan tanah pada bangunan gudang secara keseluruhan maka perlu dilakukan serangkaian investigasi struktur.  Metode investigasi struktur yang dilakukan adalah survei pengukuran deformasi lantai gudang, penyelidikan tanah dengan uji sondir dan core drill pelat beton bertulang. Hasil survei dan pengukuran mengindikasikan bahwa seluruh tiang turun bersama pelat lantai dengan besarnya penurunan tiang sangat bervariasi. Berdasarkan bentuk kontur, pola lendutan tiap segmen pelat lantai 10,8 x 18 meter sangat beragam.  Permasalahan struktur yang perlu menjadi perhatian adalah beda penurunan pelat lantai dalam satu segmen. Lendutan di keempat ujung tumpuan relatif lebih kecil dari lendutan yang terjadi pada pelat lantai dan besarnya penurunan mencapai maksimum 15,0 cm dalam 6 tahun operasional gudang. Pekerjaan penyelidikan tanah dengan uji sondir, menginformasikan bahwa kedalaman tanah keras (qc>250 kg/cm2) bervariasi antara 11,5 hingga 19,0 meter dalam satu lokasi gudang.  Ketebalan tanah lunak (qc<10 kg/cm2) bervariasi dari 7,0 hingga 10 meter. Berdasarkan data pemancangan minipiles penampang segitiga 32cmx32cmx32cm dan hasil pengujian sondir, kedalaman tiang belum mencapai tanah keras. Berdasarkan hasil investigasi struktur dapat disimpulkan bahwa desain struktur gudang retail dengan beban hidup 2,0 ton/m2 belum mengantisipasi terjadinya penurunan dan beda penurunan.

Kata Kunci : Penurunan pelat lantai, tanah lunak.

Paper ini telah dipaparkan di acara Konferensi Nasional Teknik Sipil 7 (KoNTekS 7) – Universitas Sebelas Maret (UNS) – Surakarta, 24-26 Oktober 2013

Unduh Paper 150G

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s